Poker BandarQ

Dominoqq

Bandar Kiu

Agen Taruhan Bola

Home / ABG / Cerita Dewasa Tukang Jamu Seksi Maniak Seks

Cerita Dewasa Tukang Jamu Seksi Maniak Seks

Cerita sex daun muda, sex abg masa kini, ngentot penjual jamu, memek abg, kisah hot masa kini, cerita ml terbaru, Cerita Dewasa Tukang Jamu Seksi Maniak Seks – Perkenalakan namaku Sahrul, umurku 29 tahun, tinggi 180 cm, kata orang-orang sih aku punya wajah yang tampan. Semua pesona yang dimiliki cowok ada padaku.

Dengan bermodalkan tampan aku menjadi seorang playboy yang sering gonta-ganti pacar. Hidupku juga dibilang sudah mapan punya usaha sendiri dan juga sudah punya mobil dan rumah sendiri.

Cerita Dewasa Tukang Jamu Seksi Maniak Seks

Cerita Dewasa Tukang Jamu Seksi Maniak Seks

Kali ini aku akan menceritakan ketika pertama kali aku membeli rumah disebuah kawasan elit di perbukitan.

Disini tetanggaku tidak begitu banyak , rata-rata pekerjaan mereka adalah pembisnis yang pergi dari rumah pagi hari dan pulang ke rumah larut malam. Hari itu tidak seperti biasanya, setelah semalaman aku berkaraoke bersama client-client perusahaan, dan aku juga agak sedikit mabuk akhirnya aku bangun kesiangan. Ketika aku melihat jam ternyata sudah pukul 09.00 ya sudah aku putuskan untuk berangkat agak siangan sekalian.

Saat aku berjalan hendak keluar rumah, ku dengar ada suara teriakan seseorang yang sedang menjajakan jualannya dari luar pagar. Ketika kulihat ternyata seorang gadis cantik sexy yang sedang menggendong jamu.

“Jamunya mas…. biar badan seger dan awet muda”, kalimat manja yang keluar dari mulutnya.

Akupun jadi terpana melihat bakul jamu ini, wajahnya cantik, umurnya kira-kira 18 tahun, body sexy menggairahkan dengan berpakaian khas jawa. Toketnya montok sekali ukuran 37 lah. Spontan aku memanggilnya.

“Mbak beli jamunya donk.. ” Kataku memanggil. Mbaknya pun tersenyum manis dan masuk ke halaman rumahku lalu duduk mendekatiku.

“Mau jamu yang mana mas? Ada jamu Kunir Asam,jamu beras kencur, jamu temu lawak…” tanyanya.

“Apa ajah deh mbak asalkan tidak yang pahit.” Jawabku.

“kalau jamunya pahit, masnya langsung liat aku aja, nanti jamunya jadi manis mas” Celetuk sipenjual jamu menggoda.

“Berani juga si penjual jamu ini menggodaku” pikirku. Aku mengamati si Mbak ini dengan lincahnya memainkan botol jamunya. Dan ketika tiba-tiba dia membusungkan dadanya, jantungku jadi berdetak kencang.

Waah pagi-pagi udah dapat pemandangan yang seger, dan yang lebih hotnya lagi, ternyata si Mbak jamu tidak memakai BH, hanya memakai kain kemben yg agak kedodoran sehingga aku bisa melihat bentuk toketnya yang montok itu.
Kesempatan ini tak kulewatkan.

Jangankan untuk berpaling untuk berkedip saja rasanya sayang sekali. Toketnya bergoyang-goyang seirama dengan gerakan tubuh si mbak, apalagi ditambah ukuran yang kalau diperkirakan berukuran 37 B membuat aku memutar otak untuk lebih mengenalnya.

Singkat cerita, setelah ngombrol dan berkenalan akhirnya aku tau nama si penjual jamu tersebut bernama Titak. Anak dari desa dibawah bukit, yang ternyata umurnya baru 16 tahun. Karena keadaan ekonomi yang kurang, dia tidak dapat melanjutkan sekolah. Dia cuma sampai pada bangku SMP kelas 2 Dia memutuskan berhenti dari sekolah dan memilih bekerja untukmembantu ekonomi keluarganya.

“Kasian kamu ya…cantik-cantik mesti kerja keras, mending cari suami yang kaya saja Mbak Titak?” kataku mulai menggodanya. Dengan tersipu malu dia menjawab
“Apa ya ada toh mas yang mau sama aku yang cuma anak kampung, pacar sih ada tapi dia tak setia.” “Masak sih…berarti gak normal dong pacarmu, masak punya cewek secantik ini bisa-bisanya ndak setia.” Jawabku agak ketus.

Ternyata dia sudah punya pacar, tapi ini kan menjadi tantanganku, merebut cewek yang sudah punya pacar.

Akupun mulai mengeluarkan jurus meluluhkan hati wanita. Aku sengaja membayar jamu satu gelas dengan uang lima puluh ribuan.

“Uangnya kog besar sekali mas, belum ada kembaliannya…” Jawabnya.
“Aku juga ndak minta kembalian kog…” Jawabku.

“Waduh, makasih sekali ya mas.” Katanya riang.

Karena kesiangan aku jadi tahu kalau setiap jam 09.00 lebih ada penjual jamu keliling yang cantik dan sexy masuk ke perumahan kami.

Hari-hari berikutnya aku sengaja menunggu Mbak Titak untuk membeli jamu atau sekedar untuk mengobrol. Kami udah agak akrab dia bahkan sering betah kalau berhenti dirumahku.

Setelah kira-kira sebulan berkenalan, seperti biasanya, aku memesan jamunya. Tapi hari ini wajah Mbak Titak agak cemberut dan terlihat tertekan sekali. Tiba-tiba dia masuk ke ruang tamuku dan kelihatannya mau curhat denganku.

Dia duduk di lantai tanpa beralaska tikar. Terlihat matanya agak memerah. Aku mencoba untuk memulai menanyakan apa yang terjadi pada dirinya.

“Mbak , kalau tak lihat kayaknya mbak Titak punya masalah ya?” Tanyaku sok perhatian.
Airmatanya pun pecah seketika. Dia nangis sambil cerita kalau pacarnya telah meninggalkannya dan telah menemukan gadis pengganti yang lebih cantik dari dia.
Akupun merasa kasian lalu aku mendekatinya dan merangku lpundaknya mencoba untuk menenangkannya.

Sekarang posisi dudukku membuatku dapat melihat dengan jelas toket montoknya. Tanpa kuduga, Mbak Titak malah membenamkan kepalanya ke dadaku, dengah senang hati akupun langsung memeluknya dengan hangat. Suasan ini membuat gairahku menjadi naik, tapi karena aku sudah berpengalaman aku memilih untuk tidak terburu-buru .

Setelah agak tenang Mbak Titak berkata dengan lirih… “Maaf ya mas Sahrul, baju mas jadi basah karena airmataku”

“Gak papa kog mbak, saya ikut sedih melihat mbak Titak sedih” Jawabku coba menenangkannya.

Lalu Mbak Titak tersenyum kecil dan menengadahkan kepalanya persis di depan mataku, tanganku pun membelai wajahnya.

Akupun lantas memegang dagunya ku dekatkan wajahku ke wajahnya. Mbak Titak pun memejamkan matanya seakan tau kalau aku akan menciumnya. Mulut kamipun akhirnya beradu dengan lembut. Lidah kami saling berpaut. Kupeluk dia lebih erat lagi, Mbak Titak pun semakin memanas.

Rupa-rupanya mbak Titak juga sudah berpengalaman, maka kucoba untuk merangsang daerah yang lain lagi. Ciumanku berjalan ke leher Mbak Titak dan lidahku bermain dibelakang kupingnya.

“Aahhh..emmmhh…” Desah mbak Titak menahan nikmat.

Naluri laki-lakiku mulai merasakan gairah seorang wanita, tapi aku tetap tenang. Aku memcoba untuk memberikan gairah yang hebat dulu sebelum kita ngentot. Kulepaskan kebaya yang dipakainya. Lidahku mulai menciumi toket kiri mbak Titak.

Tangan kananku meremas-remas toketnya sebelah kanan. Nafas mbak Titak mulai tidak teratur.

Lalu ku gendong tubuhnya untuk masuk ke kamarku. Setiba di kamar aku langsung melepas kemben yang dia kenakan dan juga Cdnya. Sekarang aku dapat melihat bentuk tubuhnya dalm posisi telanjang.

Akupun terpana melihat bentuk tubuhnya yang super sexy. Warna kulitnya kuning kecoklataan, tubuhnya padat berisi dan baunya harum, mungkin karena Mbak Titak rajin minum jamu setiap hari.

Tak berlama-lama kubaringkan dia di kasurku. Lalu aku melepas sendiri baju yang ku kenakan. Setelah telanjang aku langsung menindihnya. Terasa hangat ketika tubuh kami berpadu.

Kami bercumbu kembali sambil tanganku meremas toketnya. Ciumankupun berpindah ke puting toketnya yang berwarna kemerahan. Putingnya kujilat lembut, kusedot dan juga agak ku gigit kecil

“Ohhh…mas nikmat sekali…” Desahnya. Sambil menggigit mulutnya bagian bawah.

Tangan mbak Titak pun tak mau diam dia mengelus-elus kontolku yang sudah tegang dari tadi. Dikocoknya lembuh kontolku. Setelah bermain dengan putingnya lalu ciumanku turun menelusuri pusarnya dan semakin ke bawah.

Pada akhirnya wajahku sampai di depan memeknya yang kenyal. Lidah kulangsung bermain di memeknya. Kujilati dari itilnya sampai ke lubang memeknya yang sudah basah oleh lendir.

“Jilat terus mas…oohhh…sstttt”. Desahnya nikmat.

Ku mainkan idahku diitilnya. Desahan mbak Titak semakin menjadi. Lidakku juga kumasukan ke dalam lubang memeknya.

Cairan lendir bau khas kewanitaan mulai membasahi dan terasa dilidahku. Mbak Titak menjepit kepalaku dan merintih.

“Ooohhh, Mas… nikmat Mas…”.

Semakin kupercepat gerakan lidah, semakin menggelinjang tubuh mbak Titak.
“Mas Sahruullll…aku gak kuat lagiii….aaaahhh” Dia telah mencapai puncak untuk yang pertama kalinya. Cairan sperma keluar membasahi mulutku.

Aku yang belum mencapai orgasme langsung menindih badannya. Kugesek-gesekan kontolku di memeknya, dan tak lama kemudian “Bleeesss…” dengan mudah kontolku masuk ke dalam lubang memeknya. Kusodokmemeknya dengan penuh nafsu, dia mengerah keenakan.

“Aaaahhh terus sdok yang kenceng mass…” Pintanya.

“Iya mbak…aahhhh enak sekali memekmu mbaakk…” Balasku.

Rasanya seperti di cengkram dan masih kencang memek Mbak Titak. Kusodok memek mbak Titak, dia juga mengikuti gerakan naik turun ku. Mulut kami kembali berpautan dan lidah kami kembali menjelajah dengan ganasnya. Setelah kurang lebih 20 menit menyodoknya, tiba-tiba Mbak Titak kembali menjerit.

“Aaaaahh…maaasss…aku keluar lagiiii…” dan sejenak menjadi lemas, rupanya dia telah mencapai orgasme yg kedua.

Tak lama kemudian kontolkupun merasa berdenyut di dalam lubang memek mbak Titak, dan cepat-cepat ku cabut kontolku dan kumuntahkan spermaku ke mulut mbak Titak.

“Aku keluaaaar mbaaak, sedok kontolku…ooohhhh…” Teriaku sambil kuarahkan kontolku ke mulutnya.

Hal ini kulakukan karena aku tak mau menghamili cewek dulu. Semenjak itu aku sering melakukan hubungan seks dengan mbak Titak.

Kamipun terbaring lemas di kamarku. Setelah kira-kira rasa lemas yang dirasa mbak Titak udah hilang, dia lalu pergi meninggalkan rumah dan kembali keliling untuk menjajakan dagangannya.

Semenjak kejadian ini kami sering melakukan hubungan seks di rumahku. Kami berhenti berhubungan seks setelah mbak Titak dinikahi seorang pemuda dari desa sebelah.

Cerita sex daun muda, sex abg masa kini, ngentot penjual jamu, memek abg, kisah hot masa kini, cerita ml terbaru, Cerita Dewasa Tukang Jamu Seksi Maniak Seks

About admin

Check Also

Cerita Sex Seks Dengan Janda Muda

Cerita Sex Seks Dengan Janda Muda

Cerita Sex Nyata, Cerita Dewasa, Cerita Sex Oral, Cerita Sex Seks Dengan Janda Muda, Cerita Sex ABG …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: